Bunuh Teman Kerja, Kabur Naik Ojek Online, Buruh Ini Ditangka Di Rumahnya…

0
240

SumutPress|SIANTAR – Seorang buruh bangunan, berinisial MY (27), terduga pembunuh teman kerjanya sesama buruh bangunan dengan menggunakan linggis di Semarang, akhirnya berhasil ditangkap di rumahnya.


‎Seperti berita dilansir detikcom, MY terduga pembunuh yang tinggal di seputaran Menawan Kecamatan Klambu Kabupaten Grobogan itu, sempat sembunyi di mesjid, dan kemudian kabur dengan menumpang ojek online yang dipesannya.


MY sempat sembunyi di mesjid guna menghindari kejaran temannya sesama buruh bangunan yang akan menangkapnya.‎ “‎Karena badannya ramping dan larinya gesit, MY susah ditangkap,”‎ kata Kapolrestabes Semarang Kombes Abiyoso Seno Aji, Jumat (3/11/2017)‎.


Menurut pengakuan MY, dari Mesjid itu ia memesan ojek online untuk diantar ke daerah Pedurungan, Semarang. “Pesan ojek online. Diantar sampai Pedurungan. Terus naik angkutan, pulang ke Purwodadi,” kata MY.


Namun, ‎tidak butuh waktu lama, petugas Resmob Polrestabes Semarang dan Polsek Gunungpati menangkap MY di rumahnya di Menawan Kecamatan Klambu Kabupaten Grobogan.


MY mengaku sakit hati karena sering ditegur oleh korban, Jumarno (27) warga Magag Ngadirejo Kabupaten Boyolali, saat bekerja. Teguran terakhir korban, menurut MY, sangat menyakitkan hingga ia tega membunuhnya.


“Dia (korban) bilang, ‘wis aja guyonan wae, tak suntaki remukan wesi sisan’ (sudah jangan bercanda terus, saya guyur pakai remukan besi sekalian),” ujar MY setengah menirukan ucapan korban, yang diduga dibunuhnya pada Rabu (1/11/2017) lalu.


MY yang berada di lantai bawah lokasi proyek bangunan, di Jalan Durian II Mangunsari Kecamatan Gunungpati Semarang, langsung menghampiri korban di lantai 2 sambil membawa linggis. MY memukul kepala korban. MY kabur, sedangkan korban dibawa ke rumah sakit tapi tak tertolong.‎ (fn/SP)

Terduga MY berikut linggis yang dijadikan barang bukti. (fn/SP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here