KPU Nyatakan PKPI Tak Bisa Ikut Usung Djarot-Sihar di Pilkada Sumut 2018, Ini Alasannya

0
73

SumutPress |Medan,-KPU Sumut menyatakan PKPI tidak dapat mengusung pasangan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus sebagai Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2018-2023.

Pasalnya, partai ini telah lebih dulu mendaftar sebagai partai pengusung untuk pasangan yang lain, yakni JR Saragih-Ance Selian.

Menurut Ketua KPU Sumut Mulia Banurea, hal ini telah diatur pada Pasal 6 PKPU Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan.

“Kalau partai politik yang mendaftarkan bakal calon tidak boleh menarik dukungan. Sebelumnya KPU Sumut telah menyatakan lengkap dan telah memberikan TT kepada bakal pasangan calon JR Saragih dan Ance Selian. Hal tersebur sudah ada regulasinya,” kata Mulia di Kantor KPU Sumut Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, Rabu (10/1/2018) seperti dilansir Tribun Medan.

Sebelumnya, PKPI membuat heboh karena memberikan dukungan untuk dua pasangan calon yang berbeda. Awalnya, PKPI telah mendaftar sebagai pengusung pasangan JR Saragih-Ance Selian sebagai Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2018-2023.

Namun setelahnya, PKPI melalui perwakilannya Djati Nuswanto, datang ke KPU Sumut untuk mendaftar sebagai pengusung pasangan Djarot-Sihar.

“Kami membawa mandat dari Ketua Umum,” kata Djati.
Menurut Djati, PKPI mulanya memang mendukung pasangan JR Saragih dan Ance. Tapi belakangan, dukungan itu ditarik karena alasan tertentu.

“Kedatangan kami membawa koreksi dan memperbaiki apa yang sudah dilakukan. Di PKPI, DPN PKPI itu punya hak veto, jadi mana yang kami anggap akan berhasil, itulah yang akan kami dukung,” katanya.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here