Satu keluarga Asal Medan ditemukan tewas bersimbah darah di Banda Aceh

0
57

SumutPress|Peristiwa,-Sepasang suami istri dan satu anak ditemukan tewas bersimbah darah dalam rumahnya di Jalan Tgk Malem Muda, Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. Ketiganya diduga korban pembunuhan, satu diantaranya ada anak usia 8 tahun.

Seperti dilansir Merdeka.com, Peristiwa ini berawal ada kecurigaan dari warga yang sudah beberapa hari korban tidak keluar rumah. Biasanya korban masing-masing Tjie Sun (46), Minarni (40) dan anak laki-laki, Callietosng (8), setiap pagi terlihat keluar. Terutama Thie Sun selalu saja berangkat pagi untuk mengantarkan barang dagangannya menggunakan mobil box.

Namun sejak pagi Sabtu hingga ditemukan Senin malam (8/1), pintu rumah toko (Ruko) tersebut tetap terkunci. Sehingga menaruh curiga warga sekitar, terlebih sudah mulai tercium bau amis yang menyengat. Hingga warga melaporkan kecurigaan itu kepada Polsek Kuta Alam dan petugas pun langsung menuju lokasi kejadian pada pukul 19.30 Wib.

Proses indentifikasi ketiga mayat tersebut berlangsung hingga Selasa (9/1) dini hari pukul 04.00 Wib. Dua jenazah pertama diindentifikasi oleh tim forensik Polresta Banda Aceh istri dan anak korban. Pada pukul 03.30 Wib Palang Merah Indonesia (PMI) Banda Aceh mengangkut dua jenazah terlebih dahulu menggunakan mobil ambulance.

Berselang 30 menit kemudian, petugas feronsik berhasil melakukan olah tempat kejadian perkara dan mayat ketiga diangkut oleh PMI Banda Aceh ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA), Banda Aceh.

Saladin yang memimpin langsung melakukan evakuasi ketiga mayat itu mengaku, dugaan sementara ini aksi pembunuhan. Korban ditemukan dalam ruangan yang berbeda.

“Mayat laki-laki ditemukan dalam ruangan sebelahnya, gudang barang dagangan, sedangkan yang perempuan dan anak laki-laki ruko sebelah berdampingan yang dijadikan tempat tinggal,” ucap Saladin, Selasa (9/1) dini hari pukul 04.15 Wib.

Kata Saladin, polisi saat ini sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkapkan kasus pembunuhan ini. Korban selama ini menyewa kedua ruko tersebut dijadikan gudang barang dan tempat tinggal sudah sejak 6 tahun lalu.

Korban merupakan warga Medan, Sumatera Utara bekerja sebagai distributor makanan ringan di Banda Aceh. Saladin yang melihat langsung mayat menduga pelakunya adalah orang terdekat, karena pintu depan semua terkunci dari luar.

“Dugaan sementara orang terdekat pelakunya, kita sedang memburu pelaku,” jelasnya.

Saladin belum bisa memastikan apakah ini merupakan perampokan atau murni pembunuhan. Saat ini petugas masih sedang bekerja untuk memeriksa apakah ada barang yang hilang, karena ada satu unit mobil box milik korban masih berada di garasi.

“Nanti kalau sudah tertangkap pelaku, akan terbongkar, doakan bisa cepat tertangkap,” tutupnya.(mdk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here